Pengikut

Kamis, 13 November 2014

obat hati

Saya baru saja menikah kurang lebih 5 bulan yang lalu. Itu merupakan suatu anugrah yang besar untuk saya karena yang saya bayangkan saya menikah beberapa tahun kemudian. Saya saat bekerja diDd sebuah koperasi syariah di kudus. Dan saya mempunyai 2 adik perempuan yang cantik dan dewasa dalam berfikir dibandingkan dengan saya, yang menurut adik-adikku terlalu cuek dalam segala hal, tidak berfikir layaknya orang dewasa padahal umurku sekarang sudah 27 tahun. Saya sangat ceroboh, pesimistis tapi kadang sangat optimis dan mudah tersinggung. Sepertinya smua sifat jelek ada didiriku. Saya inginsekali dapat merubah penyakit itu tapi sangat sulit untuk mengendalikannya. Padahal sering sekali kita mendengar lagu nya Opick yang berjudul obat berhati. Yang sangat sulit sekali dilakukan menurut saya. Beikut ini 5 obat hati : 1. Baca qur'an dan maknanya Dalam membaca alqur'an hendaknya diperhatikan tajwid dan makhrojnya. Maka pembelajaran yang tepat saat masa kecil karena anak dapat mufah mengingatnya dan juga selalu dibaca. Sedangkan membaca maknanya kita juga harus hati-hati dalam memahaminya karena ada makna yang secata jelas tampak dan ada juga yang tersirat. 2. Mendirikan sholat malam Sholat malam ada beberapa diantaranya sholat tahajud, sholat hajat, sholat tasbih dan sholat witir. 3. Dzikir malam perbanyaklah Dzikir malam dapat dilakukan setelah sholat malam. Hitung sekalian bangun dapat 2 amalan yang dapat dilakukan. Dzikir tersebut diantaranya tasbih, tahmid, atau asmaul husna, dll 4. Perbanyaklah berpuasa sunah Puasa sunah diantaranya puasa senin kamis, puasa rajab, puasa tarwiyah arofah, dan masih banyak puasa lainnya. 5. Berkumpulah dengan orang sholeh Saya pernah mendengar keterangan dari KH Sya'roni, orang sholeh itu orang yang paling beruntung di dunia karena di setiap sholat kita orang sholeh selalu didoakan yaitu pada kalimat tahiyat "assalamu'alaina wa'ala ibadillahissholikhin" yang artinya berikanlah selamat kepada hamba Alloh yang sholeh. Dan dalam keterangan tersebut juga dijelaskan makna orang yang Sholeh yaitu orang yang menjalankan perintah Alloh dan berusaha tidak menyakiti hati orang lain. Menurut saya kelima obat hati tersebut sangat sulit dilakukan karena kemalasan yang mendera. Tapi kita harus berusaha bukan? Agar hidup kita menjadi bermakna. Saya pernah mendapatkan kultum dari manajer saya berdoalah agar tidak punya penyakit hati. Mungkin itu satu hal yang paling mudah dilakukan tapi saya sangat sering terlupa.... Semoga bermanfaat Terima kasih

Rabu, 12 November 2014

terapi ikan

Sore hari ini, setelah bersih2 rumah, aku mengantar ibu ke tempat pijat. Si bapak tukang pijat menawariku untuk terapi ikan sambil menunggu ibu untuk dipijat. Aku mencobanya pertama kali,rasanya geli banget, jd aku hanya mencelupkan kakiku sebentar ke kolam. Sampai beberapa kali melakukannya aku tak kuat menahan geli karena terasa ikan seperti mencubitku......akhirnya kukumpulkan keberanianku untuk mencelupkan kakiku lebih la ma....dan akhirnya berhasil, walaupun tak smua kakiku menempel dan alhasil ikan juga mencokot telapak kakiku. Kuamati ikan2 ini tak seperti ikan di rumahku , yang keyika didekati menjauh...dan ikan2 ini sebaliknya mereka sudah bersiap2 menyapa kakiku walaupun belum tercelup ke dalam kolam. Ikan apakah ini? Tanyaku dalam hati.... Konon terapi ikan memiliki banyak manfaat yaitu ketika mulutbikan menyenyuh kaki kita dia mengeluarkan enzim yang dapat mrlancarkan sirkulasi darah kita sehingga dapat mengurangi rasa pegal dan stres, mungkin juga karena air yang segar. Yang perlu diperhatikan apabila anda ingin mencoba juga yaitu melihat kebersihan kolamnya. Setelah sampai rumah aku menceritakan kepada adikku tentang terapi ikan itu ternyata terapi itu juga sudah dikupas di DR.OZ. ternyata kurang disarankan untuk melakukan terapi itu karena ada ikan yang dapat mengeluarkan zat yang berbahaya bagi manusia dan juga memperhatikan kebersihan kolam tersebut. Saya tidak melihatnya secara langsung tayangan tersebut. Jadi hanya menyimpulkan dari adikku. Semoga bermanfaat Terima kasih